SUKARNO MENGECAM HATTA

SUKARNO MENGECAM HATTA [1]

 

21 Juli 1962

 

Presiden Sukarno telah mengecam Bung Hatta meskipun ia tidak menyebutkan nama Hatta secara terus terang. Dalam pidatonya tanggal 12 Juli yang lalu ketika memperingati Hari Koperasi XV Presiden berkata :

“Pemimpin itu menyatakan bahwa kita harus mencontoh sistem koperasi di sebuah negara Eropa Barat, suatu sistem yang menurut pemimpin itu menyebabkan perikehidupan rakyat di negeri itu menjadi subur.

Presiden membenarkan koperasi di negara itu disusun secara sempurna akan tetapi susunan di negara itu bukanlah susunan sosialis. Negara itu tetap merupakan negera kapitalis. Tujuan kita bukan itu melainkan menghancurkan kapitalisme sama sekali, demikian Presiden.

Ia menambahkan :

“Pemimpin seperti itu sebenarnya bukan sosialis. Paling-paling ia adalah sosialis-kanan atau “Soska”. Teori pemimpin itu adalah sejiwa dengan teori pemimpin sosialis Belgia Hendrik de Man yang menyatakan bahwa een lief tuintje voor t huis van een arbeider is meerwaard dan het gebrul over socialisme en anti kapitalisme (sebuah kebun kecil mungil depan rumah seorang buruh adalah lebih berharga daripada sorakan tentang sosialisme dan anti kapitalisme). Pemimpin itu sebetulnya ada dalam satu perahu dengan Hendrik de Man. Kita bukan Soska,” demikian Sukarno.

Saya catat di sini, istilah “Soska” suka dipakai oleh PKI untuk meremehkan orang-orang Partai Sosialis Indonesia (PSI). Maka jika kini Sukarno di depan publik telah menggunakan istilah itu terhadap diri Hatta (kendati nama Hatta tidak disebutnya terus terang), maka hal itu adalah indikatif atau memberi petunjuk bagi sikap politik Sukarno. (SA)

 

[1] Catatan wartawan senior Rosihan Anwar, suasana sosial politik bangsa Indonesia, menjelang peristiwa G30S-PKI 1965, antara tahun 1961-1965. Dikutip dari buku “Sebelum Prahara: Pergolakan Politik Indonesia 1961-1965”, Jakarta : Sinar Harapan, 1980, hal. 242-243.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*