LEE KUAN YEW MENANGKAP PENENTANG MALAYSIA

LEE KUAN YEW MENANGKAP PENENTANG MALAYSIA [1]

 

 

4 Februari 1963

 

Ada juga perhatian di sini terhadap berita dari Singapura bahwa tanggal 2 Februari lalu pemerintah Lee Kuen Yew atas putusan Dewan Keamanan Negara Singapura (yang terdiri dari lnggris, Malaya dan Singapura) menangkap lebih dari 100 orang pemimpin politik, serikat buruh dari kalangan “Barisan Sosialis” yang menentang pembentukan Malaysia itu.

Adapun Malaysia akan dibentuk bulan Agustus 1963 yang akan datang dan meliputi Persekutuan Tanah Melayu, Singapura dan Kalimantan Utara. Akan tetapi di wilayah yang belakangan ini, yaitu di Brunai, telah pecah pemberontakan yang dipimpin oleh Azahari sehingga Inggris mengirimkan pasukan payung ke sana untuk minindas pemberontakan.

Majalah Inggris the Economist (2 Februari) menulis dalam sebuah karangan berjudul “Malaysia by Force? ” (Malaysia dengan paksaan?) bahwa paratroops are a poor way of getting Brunei to federate ” (pasukan payung adalah cara jelek untuk membuat Brunei berfederasi).

Kini dengan ditangkapnya pemimpin-pemimpin kiri dari “Barisan Sosialis” di Singapura, maka Inggris rupanya mau meratakan jalan yang bebas dari rintangan-rintangan ke arab terbentuknya Malaysia. Dalam semua ini Inggris mendapat bantuan aktif dari Tengku Abdul Rahman yang menurut New Statesman (1 Februari) adalah a genial and indifferent golfer who is loved by everyone, especially his political enemies” (seorang pegolf yang peramah dan biasa saja yang dicintai oleh setiap orang, istimewa oleh lawan-lawan politiknya). (SA)

 

[1] Catatan wartawan senior Rosihan Anwar, suasana sosial politik bangsa Indonesia, menjelang peristiwa G30S-PKI 1965, antara tahun 1961-1965. Dikutip dari buku “Sebelum Prahara: Pergolakan Politik Indonesia 1961-1965”, Jakarta : Sinar Harapan, 1980, hal. 331-332.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*