SUKARNO “PAHLAWAN ISLAM DAN KEMERDEKAAN”

SUKARNO “PAHLAWAN ISLAM DAN KEMERDEKAAN” [1]

 

15 Maret  1965

 

Konperensi Islam Asia-Afrika (KIAA). telah berlangsung di Jakarta dengan disertai oleh wakil-wakil 36 negara. Hari ini di Stadion Utama Senayan diadakan rapat akbar penutup KIAA. Sekjen Organizing Committee KIAA H. Achmad Syaichu setelah melaporkan hasil-hasil konperensi memberikan gelar kepada Presiden/Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno sebagai “Pahlawan Islam dan Kemerdekaan”.

Dalam pidatonya Presiden memperingatkan perwakilan­ perwakilan asing yang hadir pada rapat akbar tersebut bahwa “kebangkitan kembali umat Islam sekarang ini adalah lonceng kematian bagi Nekolim”

Sebagaimana sudah dapat diduga dalam keputusannya KIAA berpendapat “Palestina bukan saja merupakan persoalan Arab melainkan juga merupaan seluruh dunia Islam dan sesungguhnya merupakan persoalan seluruh umat manusia”. (SA)

 

[1] Catatan wartawan senior Rosihan Anwar, suasana sosial politik bangsa Indonesia, menjelang peristiwa G30S-PKI 1965, antara tahun 1961-1965. Dikutip dari buku “Sebelum Prahara: Pergolakan Politik Indonesia 1961-1965”, Jakarta : Sinar Harapan, 1980, hal. 506-506.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*